Sejumlah Siswa Al-Hidayah tengah serius belajar meski dengan keterbatasan sarana penunjang belajar

7 Tahun Berdiri, Madrasah Al-Hidayah Desa Duini Minim Perhatian Pemerintah

Infobmr.com, BOLMUT – Dibangun sejak tahun 2011 silam, Madrasah Ibtidayah (MI) Al-Hidayah yang berada di Desa Duini, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ini beroperasi ditengah keterbatasan infrastruktur maupun sumber daya manusia sebagai tenaga pendidik.

Madrasah yang setara dengan Sekolah Dasar pada umumnya ini hanya memiliki 10 tenaga pengajar, dengan 8 honorer dan 2 ASN.

Nurlela Datuela, salah satu guru di Madrasah itu menjelaskan jika sejak beroperasi tahun 2011, sekolah dengan 104 siswa-siswi itu belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah setempat. Bantuan terakhir itu dari Kementerian Agama tahun 2015, berupa satu ruangan permanen.

“Sekolah ini terbagi atas 6 kelas, kelas 1, 2 dan 3 masih memakai gedung pinjaman, kelas 4 dan 5 memakai ruangan darurat berdinding pitate yang dibangun secara sukarela para orang tua murid dan pemerintah desa setempat, dan kelas 6 memakai ruangan yang berasal dari bantuan Kementerian Agama”, ujar Ela sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi media ini pada Selasa (21/08/2018).

Dia pun berharap, pemerintah daerah dan kementerian agama bisa mengucurkan bantuan untuk peningkatan sarana dan prasarana sekolah itu.

“Kami berharap pemerintah daerah maupun kemeterian agama bisa membantu meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana di sekolah ini, karena kalau dilihat hanya sekolah ini yang beroperasi ditengah keterbatasannya di kecamatan Pinogaluman ini”, terang Datuela. [chan]

7 Tahun Berdiri, Madrasah Al-Hidayah Minim Perhatian Pemerintah

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...