Asetku Sayang, Asetku  Malang

Oleh : Ramdan Buhang, SP

HAMPIR delapan tahun sudah Bolaang Mongondow Utara dimekarkan mejadi sebuah Daerah Otonom. Sepanjang itu setidaknya tiga kepala daerah telah menakhodai Daerah ini. Harapan dengan adanya Otonomi Daerah (baca; OTDA), pembangunan dapat berhasil dengan baik, dan potensi daerah mampu dimaksimalkan.

Sebagai daerah OTDA yang baru, Bolaang  Mongondow  Utara telah memiliki  sejumlah  aset yang  telah dibangun sejak  tahun  2008 hingga sekarang. Sayang, aset yang bersumber  dari belanja  modal  itu tak optimal. Jadilah aset daerah terbengkalai dan sesungguhnya itu fenomena yang  terjadi.  Keseriusan pemerintah  dalam perencanaan menjadi  sorotan, apalagi keseriusan dalam memelihara sejumlah aset daerah.

Dari sejumlah aset tersebut, seharusnya pemerintah daerah segera memanfaatkannya. sangat disayangkan jika aset-aset tersebut dibiarkan begitu saja. Aset bangunan  fisik yang disorot  itu adalah ; Bangunan Pendidikan dan Latihan  di Desa Inomunga, Sekolah Satu Atap Tanjung Dulang yang nyaris hilang ditelan rumput, serta rumah jabatan Bupati yang tidak terurus bahkan menjadi tempat parker hewan ternak seperti sapi. Bahkan  menjadi  sarang esek-esek.

Bangunan  Pendidikan  dan Latihan milik  BKD  Bolmong  Utara itu dibangun medio 2009.  Milyaran rupiah  digelontorkan dilokasi Diklat tersebut. Namun perjalanannya hanya 1 tahun. Tak jelas, apakah sudah  ada  serah terima bangunan ke Pemkab Bolmong  Utara. Sebab, bangunan itu sudah dikepung alang-alang. Tingginya, minta  ampun.  Nyaris setinggi  bangunan Diklat. Idealnya, kalau  bangunan  itu  sudah berfungsi  sejak  tahun 2010 atau 2011. Maka, daerah  Bolmong Utarabisa  menggelar Diklat  apa saja. Termasuk penghematan anggaran  dapat  dilakukan.

Setali tiga  uang. Nasib bangunan Diklat pun sama  dengan Satap Tanjung Dulang. Kendati  rampung di tahun 2010. Bukan  berarti Satap itu  sudah beroperasi  dipakai belajar  mengajar. Belum sama sekali. Hingga  sudah  berjalan  4 tahun, Dikpora  sepertinya melupakan  aset  yang menjadi tanggungjawabnya. Satap itu menjadi lahan ternak saja. Konon, kalau malam, kerap  dikunjungi muda-mudi  yang  tersesat. Astaga.

Tak kalah hebatnya. Bangunan kebanggaan masyarakat BolmongUtara, yakni rumah jabatan Bupati dan Wakil  Bupati yang berada di Puncak Guning Gulantu. Bangunan tersebut telah rampung namun sampai dengan saat ini bangunan tersebut belum di manfaatkan sebagaimana perencanaan sebelumnya.

Hal itulah yang menggelitik hati rakyat. Sungguh amat  disayangkan betapa  megahnya bangunan itu. Apabila  kesana,  pertama-tama akan disambut oleh taman dengan tugu yeng berdiri kokoh. Memasuki  bangunanakan tersaji, kaca jendela yang pecah, pintu-pintu ruangan yang tak lagi terpasang. Kotoran sapi berserakan di lantai yang beralas keramik kelas satu. Coretan-coretan bak lukisan abstrak menghiasi seluruh sisi dinding bangunan.

Pasti pembaca, dan  saya akan geleng-geleng kepala. “Apa yang dipertontonkan oleh  pengambil kebijakan dinegeri ini?” Tanda tanya tiba-tiba   menyeruak melihat kondisi  rumah jabatan  itu. Sedikitpun tidak bergeming bahkan terkesan cuek bebek dengan kondisi yang ada.

Menyikapi, kondisi 3  aset  yang menelan anggaran Milyaran rupiah itu. Mungkin  akan dilirik  oleh Pemkab  Bolmong  Utara kalau Korps  Abdul Samad alias  Komisi Pemberantas Korupsi bertandang ke  Bolmong  Utara. Atau, korps baju  coklat Kejati  Sulut.  Hitung-hitung, di 3  aset  itu  diduga kuat telah  terjadi indikasi kerugian negara. Dan yang layak  menguak tabirnya  hanya, penegak  hukum selevel ; Polda  Sulut, Kejati Sulut dan  KPK. Mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan.  Sebab hanya ini yang dapat saya persembahkan untuk daerah kebanggaanku di penghujung tahun ini**

1. Bangunan Diklat BKDD
2. Bangunan Satap Tanjung Dulang
3. Rumah Jabatan Bupati

Untitled-3

Gambar bangunan Satap TG. Dulang

Diklat

Gambar Bangunan Diklat BKKD Bolmut

 

diklat2

Gambar Ruangan Rumah Jabatan Bupati dan Wabup

RUJAB1

Gambar Bangunan Rumah Jabatan Bupati dan Wabup Bolmut

rumah-Jabatan-wabup

Gambar Ruangan Tamu rumah Jabatan

 

 

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Update Corona di Indonesia 8 April 2020 : 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal Dunia

Infobmr.com, JAKARTA – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan ...