Indra Yasin Ingatkan Aparat Desa Jangan Korupsi

Infobmr.com,GORUT – Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Dr. Indra Yasin mengingatkan Bupati Gorut DR Indra Yasin SH MH, ingatkan aparat Desa untuk berhati-hati agar tak berurusan dengan penegak hukum. Himbauan itu disampaikan pada kegiatan Pelatihan pengelolaan Keuangan Desa berbasis sistem Keuangan Desa (Siskeudes) tingkat Kabupaten Gorontalo Utara tahun 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Keuangan Gorut. Sabtu /26/01/2019, dan dihadiri Dinas Pemdes Gorut, serta diikuti seluruh Sekretaris Desa, Bendahara dan Operator desa se-Kabupaten Gorut.

Dalam sambutannya, Bupati Indra Yasin menyampaikan kegiatan Pelatihan ini sangat penting bagi perangkat Desa, mengingat yang nantinya akan berhubungan dengan Pengelolaan Keuangan 2019 adalah aparat Desa.

Selain itu pula Bupati, menilai kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan para aparat desa, juga menghindari adanya Penyalahgunaan Anggaran desa baik APBD desa maupun Dana Desa.

“Saya Tak ingin ada aparat desa yang tersangkut Proses hukum karena Pengelolaan Dana desa. Sekdes, Bendahara, dan Operator memiliki peran yang sangat penting dalam mempertanggung jawabkan pengelolaan, pelaksanaan, penyusunan program kegiatan APBDes, serta mengatur arus surat masuk dan keluar,”ungkap Indra Yasin.

Bupati mengingatkan agar keuangan Desa tak disimpan pada kepala Desa maupun Sekretaris. Untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan wewenang.

“Uang yang ada di Desa sebaiknya disimpan pada Bendahara. Dan ingat, sepeser rupiah pun harus mampu dipertanggung jawabkan,”jelas Bupati dua periode ini.

Indra Yasin meminta seluruh pelaksanaan program dan anggaran Desa dapat terus dilaporkan langsung melalui sistem aplikasi yang setiap saat bisa dilihat oleh Bupati.

Sementara itu, kepala seksi Pendapatan Kekayaan Desa Pemdes Gorut, Badrun Lakoro SE menjelaskan, pelatihan ini merupakan implementasi peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa atas perubahan Peraturan Mendagri nomor 113 tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa.

“Seluruh desa sudah wajib mengimplementasikan Permendagri ini. Karena ada berbagai perubahan regulasi dan peran tugas pokok serta fungsi yang berubah, seperti nomenklatur bendahara yang menjadi Kaur Keuangan, kemudian Sekdes tidak lagi sebagai penyusun Anggaran, akan tetapi mengkoordinasikan penyusunan APBDdes dengan perangkat desa lainnya, dan Pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran dana desa setiap tahunnya”,ungkap Badrun.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 8 hari, dibagi dalam 2 angkatan. Angkatan pertama, 4 kecamatan, dan angkatan Kedua 7 kecamatan. Kurang lebih diikuti oleh 369 orang.

“Output yang diharapkan dari pelatihan ini yakni mampu merubah sistem paradigma dan tata cara pelaksanaan penatausahaan, pelaporan, dan pertanggung jawaban keuangan desa se-Gorut agar supaya tidak ada lagi perangkat desa yang terlibat dan bermasalah dengan penegak hukum,”pungkas Badrun. [*]

Indra Yasin Ingatkan Aparat Desa Jangan Korupsi

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...