ICW Minta DPR Pilih Pimpinan KPK Lewat Voting Terbuka

(Info BMR), Jakarta —DPR belum juga menentukan pimpinan KPK yang akan menjadi pengganti Busyro Muqoddas. Bahkan, kemungkinan pemilihan akan berlangsung molor dari waktu yang seharusnya.

Seperti yang dilansir di Liputan6.com, Indonesian Corruption Watch (ICW) menilai, DPR seharusnya segera melaksanakan pemilihan sebelum seluruh anggota DPR memasuki masa reses pada 6 Desember mendatang. Apalagi calonnya hanya 2 orang.

“DPR harus segera memilih pimpinan KPK dari 2 orang calon yang namanya telah diserahkan oleh Presiden,” kata peneliti hukum ICW, Lalola Easter di kantor ICW, Minggu (30/11/2014).

Lalola menjelaskan, dalam Undang-undang KPK Pasal 30 ayat 10 jelas disebutkan DPR harus memilih pimpinan KPK 3 bulan setelah nama diserahkan. Hal ini nyatanya tidak juga dilakukan dengan baik hingga jelang reses.
“DPR harus melaksanakan pemilihan selambat-lambatnya sebelum DPR memasuki masa reses 6 Desember 2014,” lanjut Dia.

ICW juga mengkritisi budaya voting tertutup yang masih dianut DPR saat menggelar pemilihan. Untuk kebutuhan pimpinan KPK hal itu seharusnya tidak dilakukan. Namun, DPR harus melakukan voting terbuka kalau pemungutan suara terbanyak harus dilakukan.

“Kami juga mendesak DPR untuk melakukan voting terbuka sehingga publik dapat mengawasi proses pemilihan calon komisioner KPK,” tutup Lalola. (Har)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Cara Menghapus Pesan WhatsApp Yang Salah Kirim

Infobmr.com, TEKNOLOGI – WhatsApp akhirnya merilis fitur yang sudah dinantikan banyak penggunananya. Fitur ini memungkinkan ...