Krisis Air Bersih Menimpa Rumah Makan

(Info BMR) MOLIBAGU—Krisis air bersih menimpa sejumlah rumah makan di kawasan Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki. Kondisi ini membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bolmong Selatan. Pasalnya, air bersih yang diambil dari sumber air Tapak Kulintang berkurang seiring banyaknya pengunjung kawasan kuliner itu.

Saban hari, jejeran rumah makan di lokasi tersebut, diserbu para kuliner baik dari Bolmong Selatan maupun luar daerah. “Rumah makan yang ada di sepanjang pantai Sondana, setiap hari ramai di datangi pengunjung. Ini adalah peluang bisnis yang sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, pemerintah juga bisa mendapatkan PAD dari seluruh rumah makan yang ada,” kata Sandi Manoppo, warga Kotamobagu saat berkunjung ke Bolsel.

Salah satu pemilik warung makan Nurna Hasani, mengaku, untuk mendapatkan pasokan air bersih, mereka harus menunggu pengangkut air dari Tapak Kulintang. “Setiap hari harus mendatangkan air dari sana (Tapak Kulintang) yang diangkut oleh penjual dengan menggunakan mobil pick up yang di isi di dalam tong,” aku Nurna yang mengaku sudah lama berjualan disana. Ditanya sudah berapa lama mereka berjualan makanan di lokasi tersebut, ia mengaku sudah cukup lama. “Ada yang sudah empat tahun di sini. Kalau saya baru tiga tahun, dan selama ini saya pakai air yang saya beli langsung dari pemasoknya,” terangnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di warungnya, Nurna merogoh kocek Rp20.000/tong. “Bahkan kalau banyak pelanggan yang makan, Satu tong tidak cukup,” jelasnya. Dia berharap, ada upaya dari Pemkab Bolsel untuk pengadaan air bersih di semua rumah makan yang ada di pesisir
pantai Sondana. (tr-03)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Andalkan Layanan Triple Play, Masyarakat Boroko Segerah Nikmati IndiHome

Infobmr.com, BOROKO –  Tidak lama lagi , Masyarakat Boroko, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, segerah menikmati ...