Unit identivikasi Polres Bolmong saat melakukan olah TKP

Setoran Pajak KPU Bolmut Digasak Maling, Polisi Periksa 5 Saksi

Infobmr.com, BOROKO – Kasus pembobolan brankas di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, mendapat perhartian Polda  Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam mengungkap kasus tersebut, Polda Sulut dibantu Tim Reserse Kriminal (Reskrim) menurunkan 4 tim untuk menelusuri dalang kejahatan pencurian setoran pajak KPU sebesar 80 juta rupiah itu.

“Pasca menerimah laporan kemarin, Polda sulut langsung menurunkan personil unit Kejahatan dan Kriminal (Jatarnas), sementara Polres Bolmong menurunkan personil unit Identifikasi dan Sidik Jari, personil Buru Sergap (Buser) dan unit Profesi dan Pengamanan (Propam),” ujar Kapolsek urban kaidipang, Kompol. Brammy Tamalihis, Selasa (5/2/2019) sekira pukul 11.00 wita.

Lebih lanjut Tamalihis mengatakan, bahwa saat ini pihaknya telah memeriksa 5 orang saksi untuk dimintai keterangan guna penelusuran lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP. Muhammad Azwar Nur, SIK yang ditemui para awak media di sela pelaksanaan olah TKP, menjelaskan bahwa Polisi sudah melakukan Penyelidikan dan Olah TKP.

“Kami akan selidiki kasus ini dan sudah dilakukan olah TKP, untuk hasilnya kami belum bisa menjelaskan karena ini akan saya laporkan dulu ke Pimpinan kami yaitu pak Kapolres” ujar Kasat.

Kasat juga menjelaskan tentang dugaan sementara bahwa pelaku masuk dengan membuka pintu di ruang media center dan pintu ruang bendahara tempat penyimpanan Brankas uang dan membobol brankas uang.

“Jumlah uang yang hilang sejumlah 80 juta rupiah, dan kami akan terus menyelidiki ini sampai terungkap, saat ini kami sudah periksa beberapa saksi,” tutupnya. [dan]

Baca Juja : 5 Fakta Pembobolan Barankas di Kantor KPUD Bolmut

Setoran Pajak KPU Bolmut Digasak Maling, Polisi Periksa 5 Saksi

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...