Gambar Ilustrasi

Sangadi Tanjung Buaya Keluhkan Nikah Siri

(Info BMR) BOROKO – Sangadi (Kepala Desa, red) Tanjung Buaya, Kecamatan Bolangitang Barat Romi Lantapa mengeluhkan masih banyaknya warga yang melakukan pernikahan di bawah tangan alias nikah siri. Pihaknya mengaku kewalahan dalam hal pencatatan dicatatan sipil. Sebab, salah satu persyaratan untuk penerbitan dokumen Negara seperti, Kartu Keluarga, Akte Lahir harus melampirkan buku nikah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama.

“Jelas bahwa pernikahan ini tidak sah secara hukum negara, karena ini akan tertolak ketika dalam pengurusan dokumen kependudukan,” kata Romi yang beberapa waktu lalu dilantik sebagai Sangadi itu.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agam Kecamatan Bolangitang Barat, Ismail menyangkut aksi nikah siri yang masih banyak terjadi di masyarakat memberika solusi untuk segera melapor ke KUA. Pasangan nikah siri, dapat mengajukan permohonan ke Pengadilan Agama.

“Jika ada pasangan nikah yang tidak terdaftar seperti ini, maka Yang bersangkutan dapat mengajukan permohonan ke Pengadilan Agama untuk di adakan Sidang Itsbat atau Penetapan nikah, dan sesuai prosedur ketika sudah ditetapkan oleh Pengadilan Agama, maka akan dicatat pada Akta nikah KUA,” Kata Ismail member jalan keluar.(tr-01)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Juliari Batubara dan Edhy Prabowo pantas Dituntut Hukum Mati

Infobmr.com – Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara dan ...