Rumah Layak Huni Bukan Untuk Orang Miskin

Infobmr.com, BOLMUT – Program bantuan rumah layak huni yang dikucurkan pemerintah pusat sejak tahun 2013 hingga tahun 2018 ini, membawa angin segar bagi warga yang membutuhkan. Harapannya bantuan tersebut sangat membantu warga untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Tidak terkecuali di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Tak tanggung-tanggung tahun ini saja tercatat ada 365 unit rumah yang siap diperbantukan bagi warga yang telah memenuhi syarat pada bulan Agustus 2018 mendatang.

“Tahun ini ada 365 unit rumah yang tersebar di 13 desa, diantaranya Desa Bunong, Saleo II, Nagara, Bohabak IV, Bohabak I, Tanjung Buaya, Bolangitang I, Tote, Iyok, Langi, Sonuo, Kolongan dan Buko. Masing-masing rumah dibandrol dengan anggaran Rp 15 juta, maka total keseluruhan bantuan rumah layak huni ini sebesar Rp 5.475.000.000,”kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Bolmut Hidayat Panigoro melalui Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Rosmawati Masuara, S.TP., saat ditemui reporter media ini Kamis, (19/07/2018).

Lebih lanjut dia pun menjelaskan jika bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat ini memiliki syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi,  diantaranya calon penerima harus warga Indonesia, sudah berkeluarga, hanya menempati satu rumah saja yang tergolong tidak layak huni, menempati tanah milik sendiri dengan dibuktikan surat kepemilikan dan harus ada swadaya sendiri.

“Dari sejumlah syarat itu, ada syarat yang menjadi pertimbangan kami dalam menentukan calon penerima bantuan, yakni calon tersebut harus memiliki swadaya sendiri berupa uang atau barang yang bisa digunakan dalam menambah jumlah bantuan bantuan yang diberikan pemerintah itu. Tujuannya agar proses pembangunan rumah bisa selesai dan langsung ditempati oleh pemilik rumah, karena bantuan yang hanya 15 juta tidak bisa menghasilkan rumah layak huni dengan luas 36 m persegi. Hal ini pun sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 7 tahun 2018 tentang Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya,” terangnya

Oleh karena itu tambahnya, bantuan ini tidak menyasar masyarakat miskin yang tidak memiliki penghasilan atau tidak memiliki swadaya.

“Bagi warga yang berpenghasilan 2 juta perbulan atau dibawah Upah Minimun Provinsi (UMP) masih bisa menerima bantuan ini, dan meskipun rumahnya tidak layak huni tapi tidak memiliki swadaya maka tidak termasuk calon penerima bantuan ini.” tutup masuara. (chan)

Rumah Layak Huni Bukan Untuk Orang Miskin

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...