Razia Ijin Penyiaran, Kominfo Akan Gunting TV Kabel Yang Ilegal
Gambar Ilustrasi

Razia Ijin Penyiaran, Kominfo Akan Gunting TV Kabel Yang Ilegal

Infobmr.com,  BOROKO  –  Ramainya pendirian usaha TV Kabel di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) nampaknya tidak semulus siarnya. Pasalnya Petugas Kominfo (Komunikasi dan Informasi.red) Sulut dan Kominfo Bolmut lagi giat lakukan penertiban ijin penyiaran.

Hal ini sesuai dengan Pernyataan Kepala Bidang (Kabid) Kominfo Bolmut, Asna Karim yang ditemui reporter media ini diruang kerjanya, Selasa (12/04/16) menyebutkan jika saat ini tercatat ada 30 TV Kabel yang beroperasi dan tersebar disepanjang Kecamatan Sangkub sampai Pinogaluman. Dirinya pun melanjutkan bahwa dengan melihat kondisi tersebut, pihaknya yang bekerjasama dengan Kantor Kominfo Propinsi harus turun kelapangan untuk lakukan pendataan dan pemeriksaan ijin Penyiaran.

 “Dari 30 Usaha TV Kabel yang berhasil kami data, tercatat sudah ada 25 yang sudah mengurus ijin, sedangkan 5 lainnya masih belum memiliki izin. saat ini kami sudah menyurati pemilik TV Kabel untuk secepatnya mengurus perijinan. Diantaranya 1 Tv Kabel yang ada di Desa Pontak, 2 yang ada di Desa Ollot, 1 di Desa Binjeita dan 1 lagi di DesaBinjeita Dua.” Terangnya

Pun demikian, Dirinya menyebutkan bahwa proses pengurusan ijin ini sangat mahal dan banyak tahapan-tahapan yang harus dilalui. Namun, Pihaknya akan tetap menindak tegas kepada pemilik TV Kabel yang tidak mau mengurus ijin penyiaran.

“Pengurusan ijin langsung ke Balai Monitoring Propinsi. Disamping biayanya sangat mahal, ada banyak tahapan yang juga harus dilalui. Akan tetapi itu tidak menjadi alasan bagi pemilik TV Kabel untuk tidak taat aturan. Dan TV Kabel yang kami tidak berijin akan digunting langsung dilapangan oleh Kominfo Propinsi .” Ujar Asnawi.

Peliput : Candriawan Datuela

Editor : Ramdan Buhang

2 komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...