Yulianti Musa, SH

Sebagai Penggerak Ekonomi Desa, BUMDes Dinilai Kurang Mendapat Respon Pemkab Bolmut

Infobmr.com, BOROKOForum musyawarah antar para pemangku kepentingan yang dikemas dalam istilah Musyawarah Rencana Pembengunan (Musrembang) di tingkat Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara telah selesai dilaksanakan.

Sayangnya kegiatan yang dalam rangka membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamatan tersebut dinilai kurang merespon pelaksanaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu amanah Rakornas yang di selenggarakan oleh Kementrian PDTT beberapa waktu lalu.

“Ada 12 rumusan hasil rakornas Kementrian PDTT, salah satu yang tertuang dalam poin tiga adalah BUMDes didorong menjadi instrumen penggerak ekonomi local. Disini saya menilai bahwa adanya ketidak singkronan antara hasil rakornas dan hasil musrembang.” Ujar salah satu pendamping desa wilayah Kaidipang Yulianti Musa, SH.

Alumnus Fakultas Hukum Unsrat Manado itu mengatakan, dari 64 miliar total anggaran yang di usulkan, Yulianti menilai bahwa delapan puluh persennya lebih mengarah pada pembangunan fisik, sementara untuk penyertaan modal BUMDes nyaris tidak tersentuh.

“seharusnya pemerintah membuka hasil rakornas pada saat pelaksanaan Musrembang Desa. Sehingga dalam rangka menyusun perencanaan pembangunan desa untuk skala prioritas mereka akan mendorong BUMDes sebagaai lembaga penggerak ekonomi desa.” Terangnya.

Sementara itu, Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh dalam sambutan pembukaan pelaksanaan musrembang Kecamatan Kaidipang, Senin (7/3/2015) mengingatkan bahwa dalam penetapan program dan kegiatan nantinya harus bersinergi dengan program prioritas nasional pemerintah tahun 2015-2019 yang tertuang dalam sembilan agenda prioritas (Nawacita.red) antara lain terciptanya kenyamanan, tata kelolah pemerintah yang bersih efektif demokratis dan terpercaya, pembangunan daerah dan desa, reformasi system dan penegakan hukum, peningkatan kualitas kehidupan manusia, menghasilkan produktifitas dan daya saing, kemandirian ekonomi, serta memperkuat kebinekaan dan restorasi nasional. (dan)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...