Sebuah Gamabaran Yang Pantas Kita Renungkan

Orang Miskin di Bolmut Bertambah 7400 jiwa

(Info BMR) BOROKO – Proses perampungan atas validasi data masyarakat miskin calon penerima tiga kartu sakti usungan presiden Jokowidodo yakni, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), di kabupaten Bolmut kini masih terus berproses.

Hingga saat ini, pengumpulan data hasil validasi di tingkat kecamatan terus dilakukan. Dari informasi yang dihimbun, di Dinas Sosial (Dinsos) Bolmut, ternyata selain terjadi perubahan dan penyesuaian atas data calon penerima tiga kartu tersebut dilapangan. Ada pula masyarakat yang masuk kategori penerima kartu-kartu itu yang sebelumnya tidak masuk dalam data kini telah dimasukan sebagai calon penerima.

“Data awal yang divalidasi merupakan data dari pemerintah pusat, kita di Dinas diminta untuk memvalidasikannya lagi, apakah data-data tersebut sesuai atau tidak, dan ternyata hasil validasi membuktikan ada beberapa nama dalam data yang sudah tidak layak lagi menerima, ada pula yang layak tapi tidak terdata dan itu kami sesuaikan lagi,” ungkap Kadis Dinsos Bolmut Moilom Pontoh.

Diterangkannya, dari hasil valadasi kembali atas data awal calon penerima tiga kartu terebut sebanyak 23.000 jiwa, namun ada banyak temuan dilapangan. “Ada sejumlah nama-nama yang sudah tidak layak lagi menerima karena ada dari keluarga mereka yang menjadi Pegawai Negeri Sipil, sudah meninggal, dan ada pula yang sudah tidak lagi menjadi penduduk di bolmut,” terangnya, sembari meminta untuk informasi pastinya dapat menghubungi stafnya yang membidangi masalah itu.

Sementara itu, kepala seksi tenaga kesejahteraan sosial masyarakat (TKSM) dan pengumpulan data Dinsos Dian Topayu menuturkan, untuk jumlah keluarga yang terpaksa tidak lagi dimasukan ke dalam data penerima tiga kartu itu, karena tidak lagi berdomisili dan bahkan ada beberapa diantara mereka yang sudah meninggal dunia dan telah masuk kategori mapan, seperti yang dijelaskan oleh Kadis.

Dia pun mengatakan, sampai dengan saat ini datanya belum sepenuhnya terkumpul dan masih  ditangan tim validasi yang ada di kecamatan-kecamatan. “Untuk jumlah pastinya sampai dengan saat ini belum ada, karena proses perampungan atas validasi di lapangan masih dilakukan oleh tim kami yang ada di lapangan,” tuturnya.

Sementara, menyangkut adanya data masyarakat miskin baru yang masuk sebagai data tambahan di dalam validasi tersebut. Dian mengatakan, jika untuk saat ini ada sekitar 7.400 jiwa yang masuk. “Ini baru sebatas data sementara dan masih ada bertambah lagi. Jadi akan di pastikan jika, dari data awal calon masyarakat penerima tiga kartu sakti tersebut sebanyak 23,000 jiwa, akan mengalami ketambahan,” pungkasnya seraya menambahkan jika akhir pecan ini proses perampungan atas hasil validasi akan tuntas dilakukan.(dan)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Update Corona di Indonesia 8 April 2020 : 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal Dunia

Infobmr.com, JAKARTA – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan ...