Gambar Ilustrasi

Lambat Memasukan LPJ, 25 Desa Terancam Tidak Terima Dandes

Infobmr.com, BOROKO – Pencairan Dana Desa (Dandes) Tahap Dua 40 persen di Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) masih menyisakan 25 Desa direalisasi. Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bolmut Fadly Usup, SE. MM saat bersua dengan sejumlah wartawan.

“Kendala dari 25 Desa yang belum terima Dandes Tahap Dua 40 persen itu akibat dari belum memasukan laporan Pertanggung jawaban pengelolaan Dandes pada tahap Satu,” ungkap Fadly

Mantan Camat itu juga mengingatkan kepada 25 Sangadi-sangadi yang belum memasukan Laporan pertanggung jawaban Pengelolaan Dandes pada Tahap Satu dapat secepatnya memasukan laporan tersebut, agar nantinya penyaluran Dandes Tahap Dua dapat kami salurkan.

“Kami beri waktu sampai tanggal 15 Desember 2017, kalau sampai dengan waktu yang kami tentukan belum juga memasukan Laporan Pertanggung Jawaban pengelolaan Dandes tahap Satu,  maka Desa tersebut di pastikan tidak menerima Dandes Tahap Dua,” Tegas Kadis Pembedayaan Masyarakat Desa itu.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Bolmut Arman Lumoto, S.Ag,M.Pdi berharap, kepada para Sangadi yang belum menerima Dandes tahap dua agar kiranya secepat mungkin memasukan Laporan pengelolaan Dandes Tahap Satu ke Instansi terkait, biar anggaran Dandes tahap dua dapat di cairkan secepatnya untuk kelanjutan pembangunan yang ada di Desa.

“Kita ketahui bersama laporan pengelolaan Dandes Tahap Satu 60 Persen merupakan syarat pencairan Dandes Tahap Dua, untuk itu secepat mungkin para Sangadi memasukan laporan tersebut, biar anggaran Dandes Tahap Dua tidak akan terjadi Silva,” harap bakal calon wakil bupati itu.[dan]

Lambat Memasukan LPJ, 25 Desa Terancam Tidak Terima Dandes

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Cara Menghapus Pesan WhatsApp Yang Salah Kirim

Infobmr.com, TEKNOLOGI – WhatsApp akhirnya merilis fitur yang sudah dinantikan banyak penggunananya. Fitur ini memungkinkan ...