Kontraktor Bakal Dilapor

Terkait Mahyani

(Info BMR) BOROKO – Proyek pembangunan Rumah Layak Huni (baca; RLH) di Desa Bigo kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolmong Utara (baca; Bolmut) senilai Rp 1,03 miliar, yang bersumber dari dana hasil pemotongan gaji dan Tunjang Kinerja Pegawai PNS pada tahun 2012 lalu, hingga kini belum juga selesai dan tidak bisa ditempati. Sehingga menimbulkan tudingan miring di kalangan masyarakat dimana proyek pembangunan tersebut sarat akan korupsi.

Sekda Bolmut Drs Hi Reky Posumah M.Si, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/4) sekira pukul 14.00 wita mengatakan, jika proyek yang sudah menelan Rp 1,03 miliar itu belum ada pertanggungjawaban dari pihak ketiga dalam hal ini perusahaan kontraktor yang mengerjakan RLH tersebut. “Persoalan ini bikin sakit kepala, sebab hingga saat ini belum juga ada pertanggung jawaban dari pihak perusahaan kontraktor,”ujar Papa Riya, sapaan Sekkab.

Alumnus Resimen Mahasamra itu, menjelaskan, jika pihaknya terlebih dahulu telah meminta kepada pihak ketiga untuk mempertanggung jawabkan proyek RLH tersebut dalam bentuk fisik. “Dana yang sudah diserahkan ke pihak ketiga sebagai mitra sebesar Rp 1,03 miliar, itu berarti ada sekitar 60 rumah yang terbangun, namun keyataan dilapangan hanya 14 rumah yang terbangun, itu pun belum selesai dan tidak dapat ditempati,” beber Alumnus IKIP Manado itu.

Mantan atlit lompat tinggi itu, mengisahkan bahwa pada tahun 2012 lalu dirinya sebagai ketua panitia selalu mengingatkan kepada seluruh panitia dan mitra kerja agar dalam mengerjakan proyek itu realisasinya harus sesuai dengan perencanaan awal, sebab ini bisa menjadi bom waktu jika tidak terealisasi dengan benar.

“Sudah saring diingatkan, bahkan dengan tegas, namun jika pihak kontraktor masih tetap tidak memenuhi tanggung jawabnya maka masalah ini akan ditarik ke ranah hukum,” tegasnya.(dan)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...