Ketua Komisi I DPRD Bolmut, Aktrida Indah Datunsolang
Ketua Komisi I DPRD Bolmut, Aktrida Indah Datunsolang

Komisi I segera hearing Puskesmas dan Dinkes

Bupati Bolmut Diminta Copot Kapus Boroko

Infobmr.com, BOROKO – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Utara (Bolmut), dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sebagaimana yang selama ini dikumandangkan Bupati Bolmut Drs Hi Depri Pontoh,  ternyata bertolak belakang dengan fakta di lapangan.

Parahnya lagi, apa yang diprogramkan Pemkab Bolmut bukannya dijadikan sebagai sebuah tanggung jawab malah sebaliknya tak diindahkan atau disepelekan. Dan, fakta inilah yang terjadi di Puskesmas Boroko, Kecamatan Kaidipang yang di pimpin oleh Kepala Puskesma (Kapus) Djuni Jenaan SKM.

Meski kerap mendapat sorotan tajam terkait buruknya pelayanan, Puskesmas Boroko baru-baru kembali berulah, Seperti yang dialami Almarhum Anwar Hulungo (55) warga desa bigo  selatan kecamatan kaidipang, yang meninggal karena kecelakaan, namun tidak dikembalikan ke rumah duka menggunakan mobil ambulance, tetapi di antar memakai mobil bak terbuka oleh keluarga. Sedangkan mobil ambulace dua unit hanya terpakir di halaman Puskes Boroko. ”Kunci mobil ambulance tidak ada dibawah oleh sopir ambulance,”.kata salah satu dokter puskes boroko, pada keluarga korban.

Menanggapi hal tersebut Arifin Bolota tokoh pemuda Bolmut angkat bicara, meminta kepada Bupati Bolmut agar memberikan sanksi tegas kepada pimpinan, dokter, dan perawat di Puskes Boroko. “Ini sungguh sangat disayangkan karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat untuk itu Bupati meminta untuk meberikan sanksi tegas,” tegasnya.

Ketua Komisi I DPRD Bolmut Akrida Datusolang ST mengatakan, dirinya akan memanggil Kapus Boroko, untuk dimintai keterangan terkait dengan kejadian tersebut dan banyaknya sorotan. ”Kami akan memanggil Kapus Boroko dan Dinkes,” katanya sambil menyesalkan kejadian tersebut.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Jusnan Mokoginta MARS, megatakan dirinya akan  memanggil, kepala puskesmas boroko dan petugas ambulance. ”Kepala Puskesmas dan petugas ambulace harus betanggung jawab sebab pelayanan kesehatan satu kali dua puluh empat jam,” ujarnya belum lama ini.(dan)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...