Kemampuan Korps Kejari Tebang Pilih

Terkait Kasus Selisih Gaji Berkala

(Info BMR) BOROKO – Ditutupnya kasus dugaan penggelapan selisih gaji berkala oleh Kejari Boroko mengundang tanda tanya besar. Pasalnya, dilaporkannya kasus itu ke Kejari karena adanya korban guru yang mengalami kerugian walaupun nominalnya sedikit.

Syamsir Daeng Paricu, salah seorang guru, menuding bahwa Kejari Boroko melakukan tebang pilih kasus. Kasus selisih gaji berkala nominalnya kerugiannya kecil. “Saya menduga, nominalnya dinilai kecil. Jadi di SP3 saja. Padahal, kalangan guru, mengharapan ada transparansi di penyelewengan gaji berkala itu. Kasihan kami sudah digelapkan tak dapat keadilan pula,”tutur Syamsir.(Tr-02)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Update Corona di Indonesia 8 April 2020 : 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal Dunia

Infobmr.com, JAKARTA – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan ...