Kelestarian Mangrove Terancam

Buntut Kerajinan Tangan  Siswa

(Info BMR) BOROKO – Hutan mangrove alias  bakau adalah  salah satu sumberdaya alam  yang mempunyai fungsi produksi, perlindungan, dan pelestarian alam. Hutan ini juga  merupakan suatu ekosistem yang sangat unik, yaitu sebagai penyambung antara ekosistem daratan dengan ekosistem lautan. Sehingga kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama.

Namun apa jadinya kalau kerajinan tangan menjadi salah satu ancaman bagi kelestarian mangrove itu sendiri. Hasil reportasi media ini di Tiga Sekolah Dasar yang ada di kecamatan Kaidipang menemukan banyak pohon Rizopora.sp yang dijadikan bahan baku kerajinan tangan.

“Pohon dan ranting kayu ini kami jadikan bahan untuk kerajinan tangan siswa di sekolah ini, nantinya akan didesign menjadi perhiasan bunga sehingga siswa-siswi kami akan mempunyai keterampilan” ujar salah satu kepala sekolah Dasar di Kawasan Kecamatan Kaidipang.

Kondisi demikian membuat geram Aktivis Peduli lingkungan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Candriawan Datuela. Pemberlakuan mata pelajaran yang berpotensi merusak lingkungan tersebut menurutnya adalah tindakan yang tidak mendidik.

“Seharusnya siswa digiring untuk bagaimana melestarikan lingkungan termasuk menjaga kelestarian hutan mangrove, bukan sebaliknya siswa diajarkan untuk menebang pohon yang sebenarnya paling dilindungi” tegasnya.

Melalui media ini Can berharap, Pemerintah Daerah melalui instansi terkait untuk segerah turun tangan, mengingat jika hal ini dibiarkan berlarut-larut akan mengancam kelestarian Hutan Mangrove. (dan)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...