Kejari Bolmut “Seret” Dua Tersangka Korupsi Ke Persidangan

Infobmr.com, BOROKO – Dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Tanjung Sidupa Kecamatan Pinogaluman Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) segerah diseret ke meja persidangan.

Mereka adalah pemilik CV. Wisang Geni masing-masing DW alias Daud dan HT alias Hengki. Keduanya terjerat kasus dugaan pemalsuan dokumen pencairan uang muka 30 persen dari pagu anggaran sebesar 1.6 milar pada proyek PPI Tg. Sidupa.

“Berkas kedua tersangka dinyatakan telah rampung dan sudah layak untuk dilimpahkan ke Pengadilan,” kata Kajari Bolmut Andi Suharlis, SH, MH, yang didampingi oleh Kasi Pidum Hendra Wijaya Kamal, SH, MH, Kasi Pidsus Resmen, SH, MH dan Kasi Intel Roberto Sohilahit, SH,MH, saat menggelar Koferensi Pers di Kantor Kejaksaan, Jumat (5/5/2017).

Meski kedua tersangka telah mengembalikan kerugian Negara sebesar Rp 579 juta, Suharlis menjelaskan, tidak menyebabkan kedua tersangka lolos dari jeratan hukum.

“Proses hukum akan jalan terus, walaupun masing – masing tersangka telah mengembalikan kerugian negara. Untuk itu, kasus ini dalam jangka waktu satu bulan kedepan akan segerah di limpahkan ke Pengadilan.“ terangnya.

Dugaan krupsi pada proyek pembangunan PPI Tanjung sidupa menyeruak, setelah Badan Pemeriksa Keuangan RI menemukan adanya indikasi kerugian Negara atas laporan hasil pemeriksaan keuangan tahun anggaran 2011.

Kejaksaan Negeri Bolmut yang saat itu dipimpin oleh Dwianto Prihartono, SH, MH., segerah melakukan proses penyelidikan dengan memeriksa lima belas saksi. Delapan diantaranya adalah Aparat Sipil Negara dilingkungan pemerintahan Bolmut.

Hasil penyelidikan tersebut, didapati jika pihak pelaksana (kontraktor, red) proyek tidak melaksanakan pekerjaannya, sehingga menyembul indikasi perbuatan melawan hukum dengan kerugian negara mencapai Rp.579 juta.

Kejaksaan kemudian menetapkan DS dan HT sebagai tersangka dengan Nomor penetapan : B-493/R.1.19/Fd.1/09/2016 dan Nomor B-494/R.1.19/Fd.1/09/2016 tertanggal 30 September 2016. Pembangunan PPI di Desa Tanjung Sidupa Kecamatan Pinogaluman tahun anggaran 2011 ini, dengan berbandrol Rp1,6 milliar. [dan]

Kejari Bolmut “Seret” Dua Tersangka Korupsi Ke Persidangan

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Update Corona di Indonesia 8 April 2020 : 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal Dunia

Infobmr.com, JAKARTA – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan ...