Kasie Intel Kejari Bolmut, Roberto Sohilait, SH, MH

Kejari Bolmut Segera Panggil Sangadi Talaga

Infobmr.com, BOROKO – Kejaksaan Negeri Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) akan segera melayangkan surat panggilan terhadap Sangadi (Kades.red) Desa Talaga Kecamatan Bolangitang Barat.

Pemanggilan tersebut menyusul adanya laporan warga atas dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran dana desa tahun 2016 silam.

“Kami sudah menerima laporan warga Desa Talaga terkait dugaan pengeloaan Dana Desa (Dandes) tahun 2016. Untuk itu, kami akan segerah melakukan pemanggilan terhadap Sangadi dalam rangka menindak lanjuti laporan tersebut”, ujar Kajari Bolmut Andi Suharlis, MH. melalui Kasie intel Roberto Sohilait, MH. saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/1/2018) siang.

Dalam laporan tersebut kata Roberto, warga meminta pihak Kejari untuk memanggil Sangadi Desa Talaga, yang dianggap melakukan pembiaran terhadap indikasi penyelewengan anggaran pembangunan talud dan jalan sepanjang 44 meter yang menyembul  kerugian negara sekitar 200 juta rupiah.

“Kami sudah mempelajari laporan tersebut, dan tentunya kami akan panggil sangadi  untuk dimintai keterangan sekaligus pengumpulan data. selain itu, kami akan berkordinasi dengan pihak inspektorat guna mengumpulkan informasi seputar hasil audit dan pemeriksaan internal daerah ”, terang Berto sapaan akrabnya.

Sementara itu, Sangadi Desa Talaga Debi Lauma, SH., saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima info terkait laporan warganya.

“Saya sudah terima informasi atas laporan tersebut, jika dipanggil kejaksaan, secara lahir batin saya siap”, lugas Debi

Menurutnya, laporan tersebut berkaitan dengan pengelolaan Dandes tahun 2016, sementara pihaknya, resmi menjabat sebagai sangadi pada tahun 2017. Itu artinya lanjut Debi, kasus tersebut terjadi pada saat dirinya belum menjabat.

“Jika dasar laporan adalah pembiaran terhadap indikasi penyelewengan dana, saya kira agak kurang tepat, sebab sejak dilantik sebagai sangadi, saya langsung membentuk tim pengawas kebijakan dan pendataan aset desa”, terangnya.

Atas penelusuran tim tersebut lanjut Debi, maka ditemukanlah kejanggalan-kejanggalan dalam surat pertanggungjawaban pengeloaan Dandes 2016, yang meliputi mark Up anggaran dan upah harian orang kerja fiktif.

“SPJ nya ada di kami, jika diminta kejaksaan akan sayah serahkan”, tegas Debi

Sementara itu, salah satu warga Talaga, Jamal Wengkeng kepada media ini meminta, agar tidak ada pihak yang coba-coba melindungi atau menutup-nutupi upaya kejaksaan dalam  menelusuri penyimpangan anggaran yang bersumber dari APBN itu. Diapun berharap agar kasus ini segerah dituntaskan, sehingga para pihak yang betanggungjawab dapat diseret ke pengadilan. [dan]

Kejari Bolmut Segera Panggil Sangadi Talaga

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...