Kasus Penganiayaan P-21

Tersangka SA Dirutankan

(Info BMR) BOROKO – Kasus penganiayaan terhadap korban Fahmi Alamri (41) warga Desa Ollot Kecamatan Bolangitang Barat, Rabu (13/5) dinyatakan P-21 alias lengkap. Keterangan tersebut, disampaikan kapolsek Bolangitang AKP Nico Tampatty, Rabu (14/5) via telepon selular. Tersangka SY alias Sa kemarin, dijemput oleh Polisi dan Kejaksaan negeri Boroko. Di Kasus tersebut, SA dijerat di pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan kurungan.

Karena sudah dinyatakan lengkap, tersangkanya sudah dikirim ke Kotamobagu,tutur Nico yang menyatakan pihaknya akan selalu mengejar prestasi, P-21 setiap kasus.

Sebagaiamana diketahui, kasus penganiayaan yang menimpa Fahmi terjadi Sabtu (2/8) setahun silam. Ketika itu, tersangka SA tiba-tiba saja memasuki rumah korban dan langsung memukuli korban. Tak hanya memukul, tanpa motif yang jelas, SA juga merusaki rumah Fahmi yang menyebabkan, dinding rumah terbongkar. Tak puas beraksi di dalam rumah, tersangka SA lalu membongkar pagar bagian depan rumah.

Kami memberi apresiasi atas keseriusan Polsek Bolangitang menyidik kasus penganiayaan dan pengrusakan ini. Kami berharap, perkara kami ini di Kejaksaan sampai PN bisa mendapatkan pencerahan yang adil,kata Fahmi terharu. (dan)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Update Corona di Indonesia 8 April 2020 : 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal Dunia

Infobmr.com, JAKARTA – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan ...