Foto Ilustrasi

Jumlah Penumpang Turun Drastis

Sopir Angkut Mengeluh

(Info BMR) BOROKO – Memasuki musim tanam di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (baca; Bolmut) rupanya mempengaruhi pendapatan para sopir angkutan Bolmut-Manado, Bolmut- Kotamobagu dan Bolmut Gorontalo.

Menurut Yudi Supu sopir angkutan Bolmut-Manado mengatakan, sejak awal Januari hingga sekarang, pendapatan para sopir angkutan mengalami penurunan drastis. Hal itu menurutnya, diakibatkan oleh masuknya musim tanam padi secara serentak di Kabupaten Bolmut. “Rata-rata penduduk Bolmut adalah masyarakat petani. Dan memasuki musim tanam mereka lebih memilih pergi kesawah dibandingkan harus bepergian keluar daerah,” ungkap Supu.

Hal yang sama di ungkap Jay sopir mikrolet Bolmut-Kotamobagu. Menurutnya, pendapatan mereka sebagai sopir sangat menurun akibat kurangnya penumpang yang bepergian keluar daerah. Dikatakannya, jumlah penumpang menuju Bolmut dari Kotamobagu hanya berkisar 3 hingga 4 penumpang perhari begitupula penumpang yang berangkat ke Kotamobagu.

“Pendapatan kami turun bahkan terkadang harus meraih kocek pribadi untuk bayar setoran angkutan pada pemilik kendaraan,”Ungkap jay. Sementara itu Kepala Dinas Pehubungan Pariwisata Informasi dan Komunikasi (baca; Disparinfokom) Abdul Nazarudin Maloho, S.Pd, M.Si kepada media ini, membenarkan soal menurunnya jumlah warga Bolmut yang keluar daerah. Menurutnya, hal itu terlihat pada berkurangnya penumpang yang menggunakan jasa angkutan umum untuk bepergian. “Hal itu relatif terjadi setiap tahun memasuki musim tanam maupun paceklik,” ungkap mantan sekretaris KPU itu. (dan)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Update Corona di Indonesia 8 April 2020 : 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal Dunia

Infobmr.com, JAKARTA – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan ...