Harga Elpiji Meroket

Disperindakop Jadi Mandul

(Info BMR) BOROKO – Harga gas elpiji 3 kg di Bolmong Utara dalam 2 pekan meroket sekitar Rp 30 ribu Rp 35 ribu. Lonjakan harga sekitar 26-37% itu praktis membuat ibu rumah tangga mengeluh. Pasalnya harga gas elpiji kian tak terjangkau, kian mahal. Ada kesan bahwa harga sengaja dipermainkan oleh oknum-oknum pedagang. Kondisi tersebut mengundang tanda tanya besar dari wakil rakyat, yang duduk di DPRD Bolmong Utara. Sengkarut harga elpiji itu menurut, Saipul Ambarak, S.Pd.I sangat menggantung leher rakyat Bolmut.

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Perindagkop dan Penanaman Modal, harus segera turun melakukan razia pasar. Dikhawatirkan, jangan sampai ada kenaikan harga sepihak. Langkah tegas harus ditempuh Disperindagkop sebab rakyat sudah sangat terbebani dengan kenaikan elpiji diluar HET.

Sayangnya, itikad baik media mengkonfirmasi ke pejabat utama Disperindagkop dimentahkan oleh stafnya. Kamis (7/5) Kepala Disperindakop Uten Datunsolang yang hendak dikonfirmasi tidak berhasil di temui di Kantornya. Pun usaha sebanyak 3 kali ke kantornya tak membuahkan hasil. Menurut staf Disperindagkop, Kadis berada dengan Ibu dan tidak boleh diganggu. Bapak lagi bersama ibu di ruangan, kami tidak berani untuk mengganggu, ujar salah satu staf yang bertugas di meja piket. (dan)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Update Corona di Indonesia 8 April 2020 : 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal Dunia

Infobmr.com, JAKARTA – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan ...