Hadir di Rakorev, Wabub Bolmut Paparkan Masalah Pembangunan Daerah

Infobmr.com, BOROKO – Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP menghadiri Rapat Koordinasi Pembangunan dan Evaluasi (Rakorev) Hasil Pelaksanaan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten/Kota Tahun 2018 se Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang betempat di Graha Novotel Convention Center Manado,  (21/02/2019)

Rakorev tersebut bertujuan untuk mendapatkan laporan dari masing-masing Bupati dan Walikota terkait dengan pelaksanaan RKPD Kabupaten/Kota se Porvinsi Sulut Tahun 2018.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Bupati/Walikota. Hal Ini menandakan adanya semangat yang sama, komitmen bersama untuk membangun Provinsi Sulut.

Lebih lanjut, disampaikan pencapaian pembangunan melalui sepuluh program prioritas yang diraih, diantaranya adalah penanggulangan kemiskinan dan pengangguran yang menurun berdasarkan rilis bersama dengan Jawa Pos dan Badan Pusat Statistik. Pembangunan pendidikan Sulut diapresiasi dengan penghargaan Kihajar Dewantara, dan pembangunan kesehatan dimana tingkat kepuasan masyarakat meningkat.

Pelaksanaan pembangunan Sulut juga tak lepas dari apresiasi kementerian PUPR dengan memberi bonus tambahan anggaran pembangunan secara khusus yang didapatkan dua tahun berturut-turut. Kedaulatan pangan, pertanian, kepulauan, kemaritiman dimana ekspor ikan meningkat dengan tajam. Bidang Trantibmas dimana pengamanan dari TNI dan POLRI berjalan degan baik sehingga masyarakat maupun wisatawan menjadi aman dan nyaman.

Meskipun demikian, berbagai keberhasilan tersebut ada juga persoalan yang terjadi. Untuk itu, pada Rakorev ini Gubernur mengharapkan agar semua masalah terselesaikan. Serta perlu untuk terus dipacu serta dioptimalkan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bolmut memaparkan berbagai permasalahan terkait Pembangunan Daerah, seperti masih banyak jumlah lulusan SMA/SMK sederajat yang tidak melanjutkan ke jenjang Pendidikan Tinggi.

Tingginya angka Putus Sekolah jenjang SD dan SMP yang disebabkan faktor ekonomi, Investasi yang mendorong perekonomian masih didominasi oleh Investasi Pemerintah sehingga sangat rentan terhadap kebijakan fiscal dan moneter.

Selain itu, Indek Pembangunan Manusia masih pada klasifikasi sedang diakibatkan masih rendahnya derajat kesehatan dan perbaikan infrastruktur jalan dan irigasi yang menjadi kewenangan Provinsi.

Untuk menghadapi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolmut memiliki strategi sebagai solusi pemecahan masalah, diantaranya mendorong kerjasama dengan Universitas Negeri Gorontalo untuk membuka Program Studi di luar domisili Kampus Utama (PSDKU) di Bolmut.

Optimalisasi bantuan Jaminan Pendidikan melalui penerapan Kartu IDEAL, mendorong minat masuknya investasi swasta melalui pemberian intensif non fiscal (kemudahan perizinan, keamanan dan kenyamanan investasi), peningkatan saranan , prasarana penunjang RSUD seperti rekruimen tenaga medis/kesehatan, dan peningkatan sarana, prasarana dan sumber daya pertanian dan perikanan.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulut Steven O. E. Kandouw, Bupati/Walikota, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen, SE. MS., Perwakilan OJK dan Bank Indonesia, Forkopimda dan instansi vertikal serta pejabat Struktural Pemprov Sulut. [adv]

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...