GP-HAM Terhadap polsek Kaidipang (foto Ramdan)

GP-HAM Demo Polsek Kaidipang

Terkait Peanggaran HAM

(Info BMR) BOROKO- Sejumlah elemen pemuda yang tergabung dalam Gerakan Peduli Hak Asasi Manusia melakukan aksi terkait dugaan pelanggaran HAM atas Rifal Djiko Tersangka pembunuhan salah satu anggota Polisi yang tewas dalam tahanan kepolisian beberapa hari yang lalu.

Aksi yang digelar  Jumat (9/1) sekitar pukul 10.00 Wita awalnya bergerak ke Polsek Urban kaidipang itu merupakan  wujud kecaman keras terhadap tindak pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum-oknum polisi yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat.

Dalam orasi masa aksi menuntut Kapolres Bolaang Mongondow AKBP Wiliam Simanjutak,SIK diminta mengusut tuntas pelaku yang menyebabkan tersangka RD alias ipal hingga meregang nyawa.

“Kami minta kasus ini di usut tuntas, apa yang menyebabkan tersangka hingga meninggal. Termasuk  kenapa  adiknya  yang dibawah  umur  turut mengalami penganiayaan,” sembur Agus dalam orasinya.

Tak kalah pedasnya,  Mustari Humagi,S.HI Aktifis Ansor Bolmut dalam orasinya mendesak pihak kepolisian untuk menertibkan kegiatan Balapan liar, penjualan minuman Keras yang bebas  di Boroko. Ironisnya itu  diketahui Polsek Kaidipang. Miras juga pemicu munculnya tindak kejahatan di daerah ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya pemicu tewasnya Aiptu Joko Suswanto setelah melerai kegiatan balapan liar yang sejumlah pesertanya sudah dipengaruhi alkohol.

Aksi lalu merangsek ke kantor DPRD Kab. Bolmut. Disana massa aksi mendesak Komisi I Dekab Bolmong  Utara untuk menindak lanjuti kasus tersebut ke Komnas HAM. “Kami minta DPRD membentuk PANSUS guna mempresur kasus ini ke Komnas HAM,” koar Junaidi Harundja, SH. Ketua BKPRMI Bolmut.

Dikatakannya tindakan semena-mena hingga menyebabkan tersangka tewas adalah sebuah bentuk represesif  dan pelanggaran HAM yang harus di seriusi.

Sementara Abdul Eba Nani, salah satu anggota Komisi I mengatakan bahwa dirinya akan membicarakan hal ini melalui rapat Komisi I. Lalu akan merekomendasikan ke pimpinan DPRD untuk membentuk pansus sebagaimana aspirasi masa aksi.

Sementara  itu Kaposek Urban Kaidipang Kompol Macky Bawengan yang menerima masa aksi menyatakan bahwa dirinya dan Kapolres Bolaang Mongondow akan bertanggungjawab penuh dalam pengusutan kasus ini. Sayangnya, Macky  tidak mampu menjelaskan  lebih  banyak penyebab  tewasnya  Ipal  dan (Tr-01)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...