Donny Pangau Glontorkan 3.33 Juta Untuk Kebutuhan Umum

Infobmr.com, BOROKO – Jika sebagian orang mendapat jabatan mentereng dan stertegis untuk mengumpulkan kekayaan demi kepentingan pribadi dan kolega, maka hal ini sangat berbeda dengan salah satu sosok politisi muda PDI Perjuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang satu ini.

Pria energik bernama lengkap Moh. Abdul Rafiq Panagau, SE ini memang berbeda dengan puluhan bahkan ratusan pejabat publik yang ada di negeri ini. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum yang belum tercover dalam dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020, angota DPRD Kabupaten Bolmut ini relah mengocek uang pribadi sebesar 333 juta untuk memenuhi keluhan warga saat menggelar reses di Kecematan Kaidipang, Senin (9/3/2020). Beberapa desa yang dikucur bantuan adalah Desa Solo, Desa Pontak, Desa Gihang dan Desa Boroko Timur.

“Bantuan ini atas nama pribadi dan lembaga lebih khusus Dapil I DPRD Bolmut. Bantuan tersebut diantaranya, Katinting sebanyak tiga unit di Desa Solo, sebidang tanah untuk Sarana olahraga di Desa Soligir dan pembangunan Masjid di Desa Pontak,” terang Doni.

Selain itu, Putra sulung dari pasangan Hi. Sun Pangau dan Hj. Harmala Buhang ini akan merehabilitasi satu unit jembatan penyebrangan yang rusak dan membangun tiga buah jembatan penyebrangan untuk pejalan kaki dan kenderaan roda dua menuju lokasi perkebunan.

“Saya akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum tercover di APBD 2020. ada pembuatan Plat Duicker perkebunan Hutong-Hutong, pengadaan tiga shet pakaian adat Desa Boroko Timur dan pergantian lantai jembatan dengan menggunakan plat besi. Total semuanya Rp. 333 Juta. Untuk Desa-desa lain yang belum terakomodir, Insaa Allah akan diakomodir pada tahun yang akan datang,” kata Pangau. [dan]

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Update Corona di Indonesia 8 April 2020 : 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal Dunia

Infobmr.com, JAKARTA – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan ...