Desa Perbatasan Dianak Tirikan

(Info BMR) BOROKO – Kondisi sarana dan prasarana desa-desa di perbatasan masih jauh dari sentuhan Pemerintah Kabupaten. Berbeda dengan desa-desa yang letaknya berdekatan dengan Ibukota. Sarana dan prasarananya lumayan baik. Perbedaan mecolok itu mengundang istilah ‘Anak tiri’ buat desa-desa diperbatasan. Hasil temuan monitoring Komisi III DPRD Bolmong Utara, Rabu, 10 Desember 2014. Sejumlah item ditemukan di desa-desa Kecamatan Pinogaluman.

Karenanya, Bupati Bolaang Mongondow Utara diminta untuk tidak menganaktirikan desa-desa diperbatasan. Demikian saran yang dikatakan Ketua Komisi III Saipul Ambarak, S.PdI saat berkunjung ke Desa Busato Kecamatan Pinogaluman.

Tim Monitoring Komisi III mendapati kondisi jembatan Desa Busato yang menunjukkan tanda-tanda berbahaya. Menurut Kepala Desa (Baca ; Sangadi Mardan, kondisi jembatan sudah memprihantinkan. Ujung jembatan dekat pondasi sudah patah. Kalau itu terjadi, maka transpotasi dan komunikasi dengan desa tetangga akan terganggu. “Itu sudah dilapor ke Kabupaten. Tapi belum ditangani. Bahkan di Musrenbang Desa kami masukkan,”ungkap Mardan.

Pantauan langsung media ini, kondisi jembatan memang sudah seharusnya direhab, sebab selain sempit tidak terdapat tiang pembetas di pinggiran jembatan. Hal tersebut sangatlah membahayakan pengguna jalan mengingat jembatan tersebut tepat berada di tikungan jalan.

Masih menurut Saiful, bahwa pembahasan-pembahasan sebelumnya mereka telah menetapkan perencanaan pelaksanaan tersebut, sehingga dirinya meminta kepada pemerintah Daerah sekiranya pada 2015 pekerjaan jembatan tersebut sudah dapat di laksanakan. (Tr-01)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Cara Menghapus Pesan WhatsApp Yang Salah Kirim

Infobmr.com, TEKNOLOGI – WhatsApp akhirnya merilis fitur yang sudah dinantikan banyak penggunananya. Fitur ini memungkinkan ...