Dana ‘Mahayani’ Disoal

Rp 1.03 M Misterius

Kejari Diminta Ungkap

(Info BMR) BOROKO –- Dana pembangunan rumah layak huni yang bersumber dari sumbangan Pegawai Negeri Sipil (baca; PNS) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (baca; Bolmut) yang diperuntukkan untuk pembangunan Rumah Layak Huni di Kawasan Bolas Desa Bigo Selatan Kecamatan Kaidipang, kembali disorot keberadannya.

Pasalnya, sampai saat ini, pembangunan ‘Mahayani’ yang dilaksanakan tahun 2013 silam belum memberikan tanda-tanda rampungnya kegiatan tersebut. Padahal sudah sekitar Rp 1,03 M dana sumbangan PNS yang digelontorkan untuk penyelesain proyek tersebut. Bila diancer-ancer pekerjaan rumah layak huni itu baru sekitar 15% fisik bangunan.

Ada dugaan kuat, bahwa proyek itu terkesan sudah tidak ditangani lagi alias dibiarkan begitu saja. Tak hanya itu, diduga pihak ketiga yang melaksanakan proyek tersebut sudah lepas tangan. Batang hidungnya sudah tak kelihatan di lokasi pekerjaan.

“Sudah satu tahun pembangunannya terhenti, tidak ada lagi tukang yang mau kerja sebab upah mereka sebagian besar tidak dibayarkan,” ungkap salah sorang warga yang kebetulan lewat dilokasi tersebut.

Sementara itu, salah seorang PNS yang tidak mau identitasnya ditulis, mengatakan bahwa mereka merasa ditipu dengan pemotongan gaji dan tunjangan. Mereka, ikhlas menyumbang pada pembangunan Mahayani. Ironisnya, justru sumbangan itu disalah gunakan.

Menanggapi indikasi penyalahgunaan dana Mahayani, aktifis HMI Bolmut Afgan Musa mengimbau panitia pembangunan Mahayani segera memanggil pihak ketiga.

“Kalau pihak ketiganya tak menyelesaikan kegiatan itu, ya..Kejaksanaan diminta menyelidiki, dugaan penyelewengan dana Mahayani itu,”tukas Afgan.(dan)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Juliari Batubara dan Edhy Prabowo pantas Dituntut Hukum Mati

Infobmr.com – Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara dan ...