Antrian Panjang di SPBU Boroko

Dampak Kelangkaan BBM di Boroko, Harga Eceran Tembus Rp 15 ribu per liter

Infobmr.com, BOROKO – Sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Boroko Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) karena Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kerap kosong sepekan terakhir ini nampaknya mulai berdampak pada masyarakat nelayan maupun petani di daerah setempat.

Menurut sejumlah nelayan, sulitnya mendapatkan BBM di SPBU maupun di kios pengecer membuat penghasilan mereka menjadi berkurang, hal itu dikarenakan kebutuhan bensin pada perahu mesin tidak mencukupi.

“Kekosongan bensin sangat mempengaruhi penghasilan kami. Seminggu ini kami hanya mendapat bensin ketika ada mobil tanki dari bitung yang masuk, dan jatah yang kami dapatkan hanya cukup untuk sekali berlayar,” keluh Din Gumohung  yang didampingi nelayan lain, Munggu (24/04/2017)

Tak hanya itu, hasil penelusuran media ini, krisis BBM saat ini juga dimanfaatkan oleh sejumlah kios pengecer bensin dengan menaikan harga secara variatif, yakni jenis premium dipatok dengan harga Rp 14 ribu per liter, sementara untuk jenis pertalite dihargai Rp 15 ribu per liternya.

“Ini patut dipertanyakan, di daerah lain BBM lancar, hanya di Boroko yang kosong seperti ini, yang lebih mengheran lagi tidak ada kenaikan harga BBM tapi pengecer sudah menaikan harga bensin hingga dua kali lipat,” ujar warga Kuala Utara Novrianto Muhibal

Manager SPBU Boroko Fauzi Alamri ketika dikonfirmasi mengatakan, jika mobil tanki pengangkut BBM dari Gorontalo enggan mengambil resiko melewati jembatan putus yang di wilayah Gorontalo Utara, sehingga pihaknya hanya mendapatkan BBM kiriman dari Depot Pertamina Bitung.

“Pasokan BBM dari Bitung itu memang tidak mencukupi kebutuhan di daerah karena kiriman dari Bitung hanya 8000 liter, sementara kebutuhan lebih dari itu,” ujarnya.

Ketika disinggung soal harga BBM dari pengecer yang dinaikan hingga 50 persen, pihaknya mengaku itu diluar tanggung jawab pertamina, sebab hingga saat ini tidak ada informasi dari pusat soal kenaikan BBM. “Kami tidak tahu BBM tersebut didapat oleh pengecer dari mana, yang jelas ketika mobil tanki dari Bitung masuk yang kami hanya melayani kendaraan dan tidak melayani pengisian BBM di galon,” terangnya. [dan]

Dampak Kelangkaan BBM di Boroko, Harga Eceran Tembus Rp 15 ribu per liter

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Awas Virus Joker, Segera Hapus 24 Aplikasi Ini dari Ponsel Android Anda

Infobmr.com, TEKNO – Perangkat Android kembali mendapat ancaman serangan program ...