Sebuah Catatan di Ulang Tahun Ke-9 Bolmong Utara

Oleh : Ridwan Lasamano

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (disingkat BOLMUT) adalah salah satu Kabupaten di Sulawesi utara yang bertetangga langsung dengan Provinsi Gorontalo.  jika anda sering bepergian ke wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo dengan transportasi Darat,  maka akan melewati wilayah yang dimaksud dalam tulisan ini

Tanggal 23 Mei 2016, Kab. Bolmut tepat berusia 9 sejak kelahirannya pada Tanggal 23 Mei 2007, ada juga sebagian orang yang berpendapat bahwa dihitung juga dari Tanggal 9 Desember 2006, tanggal yang terakhir disebut adalah saat dimana DPR-RI berisidang paripurna menetapkan Bolmut (dan beberapa Kabupaten lain) sebagai Kabupaten. Sedangkan tanggal 23 Mei 2007 adalah tanggal peresmian Kabupaten Bolmut dan Pelantikan Penjabat Bupati Bolmut oleh Gubernur Sulawesi Utara atas nama Mendagri. Namun tulisan ini bukanlah mempolemikkan Tanggal yang menjadi tonggak sejarah bagi Kabupaten Bolmut itu,  keduanya penting bagi sejarah Kabupaten Bolmut.

Menjelang tiba pada saat HUT nya yang ke-9, ada beberapa dinamika yang muncul secara reaktif dari masyarakat,  yang paling ringan adalah kontroversi tentang terundangnya Saskia Gotik ke daerah ini, dimana rencana panitia untuk memghadirkan Artis Goyang Itik menuai berbagai reaksi dari yang menolak, menerima dan adapula yang diam,  yang disebut terakhir ini bisa ditebak mereka setuju,  bukankah diam itu tandanya setuju jika kita tarik pengalaman dari melamar anak gadis,  Diamnya itu adalah persetujuan,  kata ahli Syair.  Catatan inipun bukanlah bermaksud berpolemik apalagi membenturkan kedua pendapat,  karena pada dasarnya sifat reaksioner yang muncul juga adalah bentuk kepedulian Penghuni Negeri ini terhadap dinamika Daerah,  kedua pendapat ini,  yang pro dan kontra itu sama-sama mengandung nilai kebenaran. Dan lagipula ini bukan hal penting untuk diperdebatkan.

Masih banyak hal penting lain yang tak  boleh luput dari perhatian kita sebagai bagian dari Daerah ini,  terutama komitmen Pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya,  tidak hanya dari sisi komitmen tapi sejauh mana dalam realitas penerapannya. Komitmen untuk mensejahterakan Hal ini masih kontras juga dengan peristiwa mutakhir yang melibatkan Pejabat daerah ke ranah pidana karena kasus korupsi. Ditambah pula dengan beberapa kasus asusila, kenakalan remaja yang ramai diberitakan media beberapa waktu lalu. Hal ini patut menjadi perhatian kita semua yang merasa memiliki Daerah ini. Terutama dalam sisi penegakan hukum.

Jika kita kilas balik ke Sejarah perjuangan para tokoh yang ketika itu bersama-sama dengan masyarakatnya yang telah bersusah payah mengupayakan Daerah ini menjadi sebuah kabupaten,  tentu saja ketika itu ada Harapan besar dari pejuang kala itu, untuk menjadikan Binadou (Nomenklatur awal) sebagai rumah besar yang nyaman buat seluruh masyarakat Binadou, harapan ini terungkap dari perbincangan dengan salah satu Tokoh pemekaran yang berjuang ketika itu.

Di Usia yang ke -9 ini apakah harapan para pendahulu itu sudah terwujud,  dan kalau belum terwujud,  bukankah ini menjadi hutang sejarah yang harus kita lunasi Bersama,  tak cukup kiranya jika pekerjaan dan urusan mensejahterakan rakyat ini kita bebankan hanya pada Pemerintah dan Legislatif sebagai pengawal. Tapi hal ini harus melibatkan semua fihak di Bolmut,  tak dapatlah pula jika karena urusan belum sejahtera terus kita salahkan pada pemerintah semata.

Dan hal ini bukan pula berarti bahwa pemerintah terlepas dari pekerjaan ini,  karena Pemerintahan yang ada saat ini juga sudah berupaya maksimal berbuat sesuatu yang terbaik buat Negeri dan penghuni negeri. Ada beberapa kerja keras Pemerintah yang bisa kita lihat secara nyata dalam pembangunan infrastruktur, Pembuatan jalan perkebunan di beberapa wilayah,  disektor ekonomi pembangunan Pasar Rakyat Boroko,  Pasar Bolangitang,  Pasar Ollot, dan beberapa faailitas lain yang tak harus kami sebutkan satu persatu namun tak menafikan kerja keras Pemerintah selama ini.

Kiranya apa yang sudah dan akan dilakukan juga tidak sekedar upaya pencitraan kinerja pemerintah. Namun penting dari itu substansinya tercapai kesejahteraan rakyat,  sehingga tak ada lagi rakyat yang tak meyakini kata “sejahtera” karena sering kita ulang-ulangi dan menjadi tak punya makna dan tak memberi efek nyata.

Meskipun demikian, masih banyak pekerjaan yang mesti diselesaikan oleh Pemerintah dan fihak terkait (tak usah saya genit menyebutnya “stakeholder”) dalam upaya menata pembangunan Daerah dan tentunya upaya mensejahterakan rakyatnya. Segala program pemerintah juga harus mendapatkan dukungan dari seluruh Rakyat Bolmong Utara agar tercapai cita-cita bersama untuk hidup adil dan sejahtera.

Selamat HUT Bolmut.

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...