Photo Sawal Muta, Bocah Tiga Tahunan Warga Desa Saleo yang Meninggal Akibat Gizi Buruk, (Photo diambil sehari sebelum pasien meninggal.// infobmr.com)

Bolmut Diserang Gizi Buruk, Bocah Desa Saleo Meninggal Dunia

Infobmr.com, BOROKO – Kurangnya asupan gizi atau yang lebih dikenal dengan istila Gizi Buruk menyebabkan Sawal Muta bocah tiga tahunan warga Desa Saleo Kecamatan Bolangitang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Harus meregang nyawa.

Setelah ditangani oleh tim medis RSUD Bolmut sejak januari lalu nyawa Sawal tak terselamatkan. tim dokter memfonis bocah tersebut menderita penyakit Orger Oedema  (Busung Lapar, red)

Permasalahan ini sontak mendapat kritikan keras dari salah satu Aktifis Bolmut Ramdan Buhang, SP. Sekretaris PC Ansor Bolmut itu mengatakan, sebenarnya kasus gizi buruk bisa diatasi, bila Pemerintah Daerah tidak menganggap remeh persoalan kesejahteraan rakyat. “Seharusnya Pemkab dapat memperhatikan kesejahtraan Masyarakat, bukan hanya fokus pada penataan infrastruktur bisu, sementara kesejahteraan rakyat terabaikan,” tegasnya Rabu, (17/2/2016) siang.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa kasus gizi buruk merupakan aib bagi pemerintah. Harusnya ditengah pesatnya kemajuan zaman penyakit gizi buruk suda harus teratasi. “kemiskinan merupakan faktor utama terjadinya kasus ini. Jika pemerintah serius pada pengentasan kemiskinan sebagaimana amanat undang-undang dan semangat pemekaran tentu hal ini tidak akan terjadi.” Sesalnya.

Senada dengan itu, Anggota Komisi I DPRD Bolmut Abdul Eba Nani mengatkan, bahwa kasus gizi buruk yang menimpah Sawal Muta telah dua kali terjadi di bolmut, seharusnya hal ini sudah menjadi perhatian kusus bagi Pemkab Bolmut. “Bolmut terkenal sebagai daerah penghasil pangan terbesar di Daerah nyiur melambai, namun anehnya warga bolmut mendapat busung lapar atau gizi buruk. “Bupati dan Wabup harus mengevaluasi kembali program pemerintah, sebab Kasus gizi buruk yang terjadi di Bolmut memberikan gambaran bahwa progam-progam yang menyangkut kesejahteraan rakyat ternyata belum sesuai harapan,” kritiknya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Bolmut dr.Jusnan Mokoginta,MARS melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Sofyan Mokoginta,SKM saat di konfirmasi mengatakan bahwa kematian bocah asal desa Saleo yang meninggal di RSUD Bolmut beberapa hari yang lalu bukan hanya akibat penyakit gizi buruk semata. melaikan ada penyakit bawaan lainnya. “Ada penyakit bawaan lainnya bukan hanya penyakit busung lapar,” ujar sofyan berkelit.(Tr-02)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Samsung Luncurkan Galaxy Note10 Lite

Infobmr.com, TEKNO – Samsung dikabarkan akan meluncurkan seri Galaxy Note ...