Farham Patadjenu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Bolmong Utara

BKP Optimis Pangan Bolmut Bertahan Hingga Maret 2017

Infobmr.com, BOROKO  –  Cuaca ekstrim yang saat ini melanda Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menyebabkan Petani sawah harus ekstra hati-hati dalam menentukan jadwal tanam hingga panen nanti.

Hal ini terjadi karena dampak fenomena La Nina yang berakibat pada tingginya curah hujan tahun ini , karenanya potensi kerugian yang dialami petani lebih besar daripada keuntungan.

“Tahun ini adalah kebalikan dari tahun sebelumnya, kalau tahun 2015 lebih lama musim kemaraunya, tapi tahun ini lebih dominan musim hujannya. Karenanya kami harus pandai-pandai dalam menentukan waktu yang tepat untuk bercocok tanam hingga panen, jangan sampai waktu panen bersamaan dengan curah hujan yang tinngi.” Ujar Imang, salah seorang petani asal Desa Pontak itu

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Ir. Farham Patadjenu kepada reporter media Infobmr.com yang ditemui diruang kerjanya, Kamis (10/11/2016) menyatakan bahwa saat ini kondisi pangan kita bisa bertahan sampai 4,2 bulan kedepan.

“Perkiraan ketahanan beras Bolmut ada dikisaran 4,2 bulan kedepan. Dengan rincian 2.702 ton beras yang diproduksi pada bulan September 2016, dan diimbangi dengan konsumsi sebesar 462,46 ton. Sehingganya masih ada sisa 2.095 ton yang bisa dipakai sampai bulan Maret 2016.” Terangnya

Disamping itu dirinya melanjutkan jika petani harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca yang ada, agar tidak berimbas pada kerugian saat panen.

“Saat ini musim tanam besar ada di bulan Oktober sampai Maret 2017, yang diimbangi dengan curah hujan tinggi, dan saat inilah waktu ideal untuk bercocok tanam.” Ujar Patadjenu (Chan)

#BKP Optimis Pangan Bolmut Bertahan Hingga Maret 2017

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...