Penetapan Hamdan Tersangka Premature

Balderas : Penetapan Mantan Bupati Premature

(Info BMR) BOROKO – Penetapan Mantan Bupati Bolmong Utara Drs Hi
Hamdan Datunsolang MM sebagai tersangka dinilai premature. Demikian pernyataan kuasa hukum Hamdan, Balderas SH. Melalui telepon selularnya, pengacara  kondang itu menuturkan, pihaknya  merasa heran dengan pemeriksaan  awal kepada Hamdan yang langsung menyematkan label tersangka. “Saya protes kepada penyidik. Kenapa klien saya, baru pertama diperiksa  sudah dikenakan status tersangka, ”tukasnya.

Balderas lalu menjelaskan bahwa laporan dugaan penipuan ke Polres Bolmong oleh Randi Koapaha Direktur PT Sarana Wangun adalah salah alamat. Mestinya, Polres Bolmong mengkaji sebaik-baiknya, pada posisi apa Hamdan ketika itu. Bicara tentang proyek, beber Balderas, maka itu tanggungjawab Kuasa Pengguna Anggaran dan PPTK. Kalau pun ada disposisi Bupati kepada Kontraktor untuk dituntaskan. Itu harus dikaji sebagai bahasa birokrasi. “Bisa saja diinterpretasi, harus diperiksa pekerjaannya. Apa benar  ada kelebihan?,”tutur alumnus Fakultas Hukum Unsrat itu. Sehingga, dapat dikatakan, Hamdan ketika itu tidak melakukan unsur
penipuan kepada PT Sarana Wangun. Anehnya, dilaporan itu, Polres
Bolmong tidak menggunakan data pembanding dari BPK. Yang dalam temuan BPK, PT Sarana Wangun malah dikenai Tuntutan Ganti Rugi (TGR).

“Kami lagi mengkaji dan mendiskusikan dengan teman-teman. Kenapa temuan TGR tidak digunakan Polres Bolmong dalam kasus itu. artinya terlapor Hamdan tidak mesti menjadi tersangka kasus itu kalau temuan BPK dijadikan pembanding, ”pungkas Balderas.(lin)

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...