Korupsi Dana BOS

Aroma Penyalahgunaan Dana BOS di Bolmut Mulai Tercium

Jaksa Diminta Tak Hanya Berpangku Tangan

 

Infobmr.com, BOROKO – Bantuan Operasional Sekolah atau yang lebih dikenal dengan istilah Dana BOS khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (BolMut) banyak yang tak jelas peruntukannya.

Meskipun sudah seringkali disorot baik media maupun masyarakat, namun sepertinya belum dapat disikapi serius oleh pemerintah Daerah. Alhasil,. Dana yang di kucur untuk operasional sekolah itu banyak disalah gunakan oleh pejabat sekolah.

Hasil wawancara reporter media ini dengan salah satu oknum Guru dikawasan Bolangitang Timur, membeberkan kejahatan yang sengaja dilakukan oleh oknum kepala sekolah untuk, ‘mohon maaf’ menilap separuh dari jumlah anggaran dana BOS yang dikucur di sekolahnya. Bahkan kejahatan ini diduga sudah tercium oleh beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Bolmut, Namun herannya, perbuatan itu seakan di tutup-tutupi tanpa tindak lanjut.

“Pernah ada oknum bendahara yang membuat pernyataan tertulis dihadapan salah satu pejabat Daerah, yang menerangkan dirinya hanya mengelolah dan mempertanggung jawabkan 50 persen dari total anggaran dana BOS yang masuk, sementara 50 persennya lagi tidak jelas juntrungnya. Diduga dana tersebut ditilap oleh oknum pejabat sekolah.” beber sumber yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal tersebut, Aktfis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bolmut Nofrianto Muhibal mendesak pihak Kejaksaan  Negeri Boroko menelusuri dugaan penyelewengan sejumlah dana BOS di Bolmut.

“Saya minta Kejari Boroko jangan hanya berpangku tangan, segerah di telusuri penyimpangan seputar pengelolaan dana BOS,” ujarnya, Sabtu (11/06/2016)

Muhibal menjelaskan bahwa kasus yang tejadi di salah satu Sekolah di kawasan Bolangitang Timur hanya merupakan salah satu dari sekian banyak kekeliruan dalam pengelolaan dana yang bersumber dari APBN tersebut.

Penjelasan Muhibal sangatlah beralasan. Sebab pantauan media ini dari beberapa sekolah yang berhasil dikunjungi, tidak terlihat adanya papan informasi tentang rencana penggunaan anggaran yang mencapai ratusan juta itu.

Padahal dalam juknis penggunaan dana BOS tahun 2016 secara jelas tertuang dalam point (d) menyebutkan pihak sekolah wajib mengumumkan besaran dana yang diterima dan dikelola oleh satuan pendidikan serta memampang rencana penggunaan dana BOS (RKAS) di papan informasi sekolah yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah, Bendahara dan Ketua Komite Sekolah (Formulir BOS-03). Bahkan untuk penggunaannya pun wajib di umumkan dengan menempelkan Formulir BOS-04, atau Formulir BOS-K3 dan BOS-07 pada papan informasi seperti yang dicatumkan pada point (e) juknis pengelolaan dan BOS dan kemudian ditindaklanjuti pada point (f) dengan pelaporan kepada orang tua siswa.

Hingga berita ini di turunkan, Kepala Dinas Pendidikan Bolmut Nazarudin Maloho belum berhasil di hubungi. Upaya konfirmasi melalui telepon seluler memberikan peringatan bahwa perangkat yang di tuju dalam keadaan tidak aktif.

RAMDAN BUHANG

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Samsung Luncurkan Galaxy Note10 Lite

Infobmr.com, TEKNO – Samsung dikabarkan akan meluncurkan seri Galaxy Note ...