5 Fakta Pembobolan Barankas di Kantor KPUD Bolmut

Infobmr.com, BOROKO – Kasus pembobolan brankas di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bolaang Mongondow Utara sontak menjadi perhatian publik. pasalnya, ditengah kesibukan yang dihadapi KPU dalam melaksanakan setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019, konsentrasi tersebut justru terbelah. Sekretariat KPU bertambah pula kesibukannya. selain mengurusi tahapan Pemilu, mereka dituntut proaktif meladeni pemeriksaan Polisi yang memakan waktu berjam-jam bahkan hingga berhari-hari.

Reporter media ini pun melakukan penelusuran terkait peristiwa pembobolan brankas yang berisi uang setoran pajak sebesar 80 juta rupiah. uang tersebut bersumber dari anggaran hibah pemerintah daerah tahun 2018 pada penyelenggaraan Pilkada kemerin.

Dalam penelusuran media ini, ditemukan 5 fakta yang diulas sebagai berikut.

  1. Tak ada CCTV di KPUD Bolmut

Meski ditahun 2016 silam, Kantor KPUD Bolmut pernah dibobol maling, namun hingga pada peristiwa pembobolan kedua dikantor tersebut, belum ada upaya pihak KPUD melakukan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV). Apalagi kesiagaan Satpam tidak begitu intens dalam pengawasan 1 x 24 Jam.

Kepada reporter media ini, Kordinator divisi data KPUD Bolmut Irvan Aumbas mengatakan, bahwa belajar dari dua kasus pembobolan tersebut, melalui divisinya akan mengusulkan pemasangan CCTV.

“Kami usahakan, ditahun ini akan ada pemasangan camera CCTV di Kantor KPUD, hal ini dilakukan demi kebaikan dan keamanan data aset-aset kita” tutur Aumbas.

  1. Pencuri Hanya Membobol Brankas

Dalam melakukan aksinya, maling di Kantor KPUD Bolmut hanya membobol Brankas dan menggasak habis seluruh uang yang tersimpan di dalamnya. meski di TKP terdapat 3 unit Leptop dan 1 unit Komputer, namun 4 unit barang cukup berharga itu tidak menjadi sasaran pencuri.

  1. Pencuri Tau Letak Brankas

Dugaan sementara berdasarkan hasil olah TKP Polres Bolmong, Selasa (5/2/2019) menyimpulkan bahwa, maling di kantor KPUD Bolmut masuk melalui pintu belakang Media Center kemudian masuk di ruangan administrasi umum tempat penyimpanan Brankas. Brankas tersebut lataknya tepat dibawah meja bendahara. pengakuan beberapa staf, posisi meja tidak bergeser sedikitpun meski brankas tersebut dipindah posisikan pencuri.

  1. Brankas Dipindahkan Sebelum Dibobol

Sebelum dibobol, Brankas berada di ruangan adminstrasi umum. brankas yang memiliki bobot berat sekitar 70 – 100 Kg itu, berpindah letak ke ruangan Media Center yang jaraknya sekitar 12 meter dari ruangan administrasi umum.

“Jika pencurinya hanya satu orang, pencurinya pasti memiliki tenaga super untuk mengangkat dan memindahkan benda seberat itu” kata Chandirawan salah satu aktifis HMI Bolmut.

  1. Pencurian Dilaporkan 4 jam Setelah Diketahui

Setelah mengtahui adanya pembobolan Brankas sekitar 07.30 wita, Pihak KPUD Bolmut tidak langsung melaporkan adanya dugaan tindak kejahatan tersebut. pihak KPUD melapor ke pihak Polsek Kaidipang 4 jam setelah kejadian tersebut di ketahui.

“Kami rapat internal dulu sebelum mengambil tindakan, kami mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan setelah dilaporkan” ujar kordinator divisi data KPUD Bolmut Irvan Aumbas.

Ditanya soal setril area TKP, Aumbas mengatakan hal tersebut dilakukan kepolisian setelah menerimah laporan. [dan]

Baca Juga : Setoran Pajak KPU Bolmut Digasak Maling, Polisi Periksa 5 Saksi

5 Fakta Pembobolan Barankas di Kantor KPUD Bolmut

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...