#2019GantiPresiden Tak Semulus Angan-Angan

Infobmr.com, JAKARTA – Deklarasi #2019GantiPresiden semakin gencar dilakukan jelang Pilpres 2019. Namun, di beberapa daerah deklarasi #2019GantiPresiden mengalami jalan terjal.

Gerakan yang dipelopori Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tersebut tak semulus angan-angan. Majelis Ulama Indonesia Jabar menolak gerakan tagar #2019GantiPresiden. Sebab, gerakan itu dinilai lebih dominan unsur provokasi.

“Gerakan ganti presiden dinilai lebih dominan unsur provokasi dan mengarah pada aksi inkonstitusional dibandingkan dengan kegiatan yang menjunjung tinggi demokrasi,” kata MUI Jabar Rafani Achyar di kantor MUI Jabar, Jalan Martadinata, Kota Bandung, seperti dikutip di detikcom, Sabtu, (23/8/2018).

Deklarasi tersebut mendapat penolakan di Serang, Banten. Pemkot Serang menolak usulan izin penggunaan Alun-alun Barat untuk acara deklarasi #2019GantiPresiden pada Jumat (10/8) karena berbarengan dengan rangkaian acara Asian Games.

“Bukan hanya pihak itu, semua yang akan menggunakan alun-alun tidak diberi izin,” kata Plt Kadis Kominfo Kota Serang Hari Pamungkas saat dimintai konfirmasi di Banten, Senin (6/8).

Kemudian, penolakan juga terjadi di pada deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya. Polisi tidak menerima pengajuan izin maupun pemberitahuan aksi dari elemen manapun.

“Tidak, tidak ada (izin) saya tahunya baca-baca di media sosial dan kabar yang beredar di pesan-pesan seminggu ini,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat dihubungi detikcom, Jumat (24/8).

Rudi menegaskan pihaknya tidak akan mengeluarkan izin atau menerima pemberitahuan aksi jika bermuara mengganggu ketertiban dan keamanan Kota Surabaya.

“Semua pihak diimbau tetap menjaga ketertiban dan kami tidak akan mengeluarkan izin atau menerima pemberitahuan kalau bernuansa mengganggu ketertiban dan keamanan Kota Surabaya, saya tidak mau,” tegas Rudi.

Selanjutnya, deklarasi #2019GantiPresiden juga mendapat perhatian serius dari aparat keamanan di Pekanbaru, Riau. Polda Riau meminta acara tersebut dibatalkan.

“Saya harapkan, di sini saya tegas, saya nyatakan batalkan itu. Batalkan. Nggak ada manfaatnya, mudaratnya banyak,” kata Kapolda Riau Brigjen Widodo Eko Prihastopo seusai acara pisah-sambut dengan Kapolda yang lama, Irjen Nandang, di Mako Brimob Polda Riau, Jl KH Ahamad Dahlan, Pekanbaru, Jumat (24/8).

Ketua panitia deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru juga ikut mundur karena berbagai alasan. Inisiator #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera, belum bisa dihubungi saat dimintai tanggapan batalnya acara di berbagai daerah. [fdu/rvk]

Sumber : detik.com

#2019GantiPresiden Tak Semulus Angan-Angan

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...