Bolmong Kekurangan Dokter

Tunjangan Dokter Minim

(Info BMR) BOLMONG—Kecilnya tunjangan bagi para dokter diduga menjadi satu faktor yang membuat mereka enggan bertugas di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Padahal, Kabupaten Bolmong masih sangat membutuhkan tenaga dokter.

Data yang  berhasil  dirangkum di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong, ternyata kabupaten tersebut hanya memiliki empat dokter berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan 10 dokter berstatus pegawai tidak tetap (PTT). Sementara mereka harus  melayani jumlah warga Bolmong yang saat ini mencapai 269.975 jiwa. “Dari  data  saja sudah tak  ideal bagi pelayanan kesehatan di  Bolaang  Mongondow Utara,”keluh Ketua Gerakan Untuk Rakrat (Guntur) Bolmong Mouhammad Budi Damopolii,S.E Saat bersua dengan wartawan Infoi Bmr.

“Para dokter bahkan lebih terkonsentrasi di Rumah Sakit Datoe Binangkang (RSDB) ketimbang penyebaran di Puskesmas,” tambah Budi.  Hasil Penelusuran GUNTUR, gaji dokter berstatus PTT di Bolmong hanya Rp 2,5 juta ditambah insentif Rp500 ribu per bulanya. “Ini merupakan satu di antara persoalan yang membuat para dokter tak berminat berkarya di Bolmong. Pemerintah harus memperhatikan masalah ini,” katanya.

Kepala Dinkes Bolmong drg Rudiawan, saat di konfirmasi wartawana Info BMR, mengakui permasalahan yang mendera Bolmong itu. Namun dia mengaku tak bisa berbuat banyak. Insentif dokter yang masih kecil ini karena disesuaikan dengan penataan belanja pegawai yang sudah mencapai 60 persen dari APBD. “Ini akan menjadi pertimbangan dari eksekutif dan legislatif untuk menambah anggaran tenaga medis,” tutup Rudiawan. (aji)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...