Astaga…!! Jembatan Motabang Asal Jadi

Garputala, Pemkab Segera Tindaki PT Berlian Asel’s Murni

(Info BMR) Bolmong – Pembangunan jalan dan jembatan Motabang oleh PT Berlian Asel’s Murni di duga asal- asalan. Alhasil,proyek berbandrol 2,2 Miliar dari Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bolaang Mongondow (Bolmong) yang baru selesai Desember 2014 lalu nyaris putus. Didugah, proyek ini ada konspirasi buruk antara oknum di dinas terkait dan Pemilik perusahaan yang berwarga Tionghowa dengan inisial KY. Menurut keterangan sejumlah warga sekitar kepada wartawan media ini kemarin. Setela hujan menguyur lolak semalaman tepatnya sabtu malam, tiba-tiba warga sekitar jembatan mendengar suara gemuru reruntuhan dari arah  jembatan.
“Kami mendengar suara reruntuhan dari arah jembatan. Karna meski menyebabkan debit air naik namun arus sungai tidak begitu cepat sehingga suaranya nampak begitu jelas,”aku ibu Sumini Paputungan yang rumahnya pas di samping jembatan.
Menanggapi persoalan ini akhirnya ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Peduli Tanah Lahir (GARPUTALA), Adriadi Paputungan, akhirnya angkt bicara, kalau pihaknya dari awal sudah menduga kalau pekerjaan dari Perusahaan yang menurutnya cukup banyak membangun proyek tidak becus tersebut akan terjadi hal seperti saat ini.
“Kami tidak terkejut atas Robohnya jembatan yang di bangun oleh PT Berlian Asel’s Murni tersebut. Karna jau sebelumnya kami suda ragukan kualitas pekerjaanya. Sebab pada saat pembangunan jalan kami dam warga sekitar perna menemukan kalau ada jalan yang pengerasanya belum sempurna namun suda di perintahkan oleh penangung jawab perusahaan untuk di lakukan pengaspalan,” ungkap adri dengan nada kecewa.

Ia juga menambahkan kalau pihak nya menduga kalau proyek ini ada konspirasi antara oknum di dalam dinas tersebut serta meminta supaya pemernitah kabupaten dapan melakukan Black Lise kepada perusahaan tidak becus tersebut.

“Kami minta Pemkab bolmong untuk dapat melakukan tindakan tegas terhadap PT Berlian Asel’s Murni. Karna ada beberapa catatan kami kalau dari beberapa kegiatan yang di kerjakan Grup perusahaan ini itu kualitasnya sangat buruk dan asal-asalan,”Tegas adri.
Semetara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir Norma Makalalag saat di konfirmasi mengenai persoalan ini mengatakan kalau pihaknya akan meninjau ke lokasi tersebut serta akan karena baru mendengan kabar ini juga. “Kami akan menurun kan tim di lapangan dan akan meberi teguran keras terhadap perusahaan yang bersangkutan jika terdapat kelalayan perusahaan bahkan akan mejatukan sangsi berat apa bilah tidak di indahkan oleh perusahaan, ”Tutup norma saat di hubungi media ini melalui henpon genggamnya.(aji)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Ryze Tech Luncurkan Drone Seharga Satu Jutaan

Infobmr.com, TEKNO – Persaingan drone kini semakin ketat, startup asal ...